Perayaan Hari Ibu 2008
Ibu adalah tokoh tunggal yang mampu membuat memori kita selalu terkenang akan pengabdian, kesetiaan, kasih dan sayang.
Sore itu, Jumat, 19 Desember 2008, pukul 16.00 ada keramaian di Aula SMP Fransiskus Tanjungkarang. Beberapa siswa masuk ruangan didampingi ibunya, sementara yang lain telah duduk manis juga dalam ruangan didampingi ibu mereka. Sambil menduga-duga acara apa yang akan disajikan, para ibu dengan setia menyaksikan setiap pertunjukkan.
Acara dimulai dan di tengah acara, mereka baru menyadari bahwa hari itu bukan sekedar pertemuan orangtua, namun perayaan “Hari Ibu”.
Diawali lagu-lagu bernuansa “Ibu”, acara dilanjutkan dengan drama musikal yang mengambil tema “Kasih Ibu”.
Kegiatan ini telah dipersiapkan jauh-jauh hari yang melibatkan Para Siswa kelas VI (enam) SD Fansiskus 1 dan siswa-siswi kelas VII (tujuh) SMP Fransiskus.
Acara yang dipelopori oleh Sr. M. Levita beserta Sr. M. Mariela ini, berhasil menyenangkan para ibu, bahkan Ibu Tri (nama Ibu, orangtua dari Alfonsus Rahmadi Sater, kelas VI) menyatakan kegembiraan dan keharuannya atas perayaan ini.
“Suatu bentuk kegiatan yang kreatif dari sekolah terhadap para ibu.”, tuturnya.
Di penghujung acara suasana menjadi bertambah mengharu biru. Para siswa berjalan beriringan mencari ibu masing-masing sambil menyerahkan setangkai bunga, lambang cinta dan sayang. Alunan nuansa lagu ibu terdengar lembut di saat para ibu menerima tanda cinta dari anaknya dan mpara ibu juga memeluk serta mencium anaknya tersebut. Sungguh acara yang sangat berkesan!
Nilai kasih ibu
Seorang anak yang mendapati ibunya sedang sibuk di dapur. Lalu menuliskan sesuatu di selembar kertas. Ibu menerima kertas tersebut dan membacanya.
Ongkos upah membantu ibu,
- membantu ke warung : 20 ribu
- menjaga adik : 20 ribu
- membuang sampah : 5 ribu
- membersihkan tempat tidur : 10 ribu
- menyiram bunga : 15 ribu
- nyapu : 15 ribu
Jumlah : 85 ribu
Selesai membaca ibu tersenyum, mengambil pena dan menulis di belakang kertas yang sama.
- mengandung selama 9 bulan : “Gratis”
- menjagamu di saat malam : “Gratis”
- air mata yang menetes karenamu : “Gratis”
- khawatir memikirkan keadaanmu : “Gratis”
- menyediakan segala sesuatunya untukmu : “Gratis”
Jumlah keseluruhan : “Gratis”
Air mata anak itu berlinang. Lalu memeluk ibunya dan berkata, “Aku sayang mama.” Lalu ia mengambil pena dan menulis di kertas “LUNAS”
Remember…
MY MOM IS MY SUPERHERO IN THE WORLD!
